feedburner
Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

feedburner count

Atasi kulit kering


Kompas - Sabtu, Maret 14

Cuaca tak menentu, polusi, angin di jalan yang meniupkan debu-debu, sinar mentari, juga jarang minum adalah sedikit dari banyak penyebab kulit kering. Coba tips-tips di bawah ini untuk memberi kulit Anda kelegaaan.

Bibir Pecah-Pecah
Cara mengatasinya adalah dengan minum banyak air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, gunakan pula air humidifier di rumah. Sering-sering pula aplikasikan pelembap bibir yang terbuat dari petroleum jelly atau beeswax agar bibir tetap dalam keadaan lembap. Jika memungkinkan, aplikasikan lip balm atau lipstik yang diperkaya tabir surya tiap kali keluar ruangan. Hindari berlama-lama terkena sinar matahari atau angin. Jangan menjilat bibir, awalnya memang terasa lembap, namun ini justru membuat bibir makin kering sesudahnya.

Tumit Pecah-Pecah
Tumit pecah-pecah dan retak biasanya terjadi karena kulit kering dan terasa sakit di udara dingin. Tumit pecah-pecah bila disertai kapalan bisa semakin parah dan bisa menyebabkan infeksi, bahkan sakit jika dibawa jalan. Coba aplikasikan petroleum jelly lalu bungkus dengan plastik, lalu kenakan kaus kaki sebelum tidur.

Tangan Kering
Di cuaca dingin, jika terlalu sering mencuci tangan akan membuatnya makin kering. Aplikasikan pelembap yang mengandung gliserin sebelum tidur, di pagi hari, dan tiap kali kulit terasa kering.

Pasang Pelembab Udara
Cuaca panas bisa menyebabkan kulit kering, begitu pula jika terlalu lama terekspos pendingin udara. Gunakan dan nyalakan pelembap udara (air humidifier) untuk mengembalikan kelembaban udara. Taruh di tempat-tempat strategis di rumah.



Perjalanan cinta

Jalinan kasih dan kehidupan perkawinan, banyak yang bisa bertahan dalam waktu relatif lama.Tapi, di sisi lain acapkali muncul perasaan, kebersamaan yang terbina cukup lama itu, kini terasa hambar.

Mengapa cinta bisa tiba-tiba meredup ? Mengapa rumah tangga yang dulu dibangun atas dasar cinta, tiba-tiba terasa hambar dan tak lagi menggetarkan hati.

Cinta, ternyata juga berproses. Cinta bisa datang tiba-tiba dan pergi seketika. Cinta bisa pula dalam sekejap melahirkan benci dan dendam. Atau mungkin itu bukan cinta dan hanya klaim atas nama cinta.

Cinta yang datang dan pergi. Cinta yang mendadak sontak pudar dan berganti dengan rasa benci, mungkin belum layak disebut cinta. Bisa jadi, baru sebatas simpati dan lampiasan birahi.

Cinta sejati mestinya tak pernah mati. Cinta sejati akan selalu abadi di hati. Jika cinta datang dan pergi, lalu berganti dengan rasa benci, pastinya itu bukan cinta sejati.

Cinta datang dan pergi, bukanlah cinta sejati. Sebab, cinta sejati tak bisa dibeli. Cinta sejati tak pernah mati, walau raga tak mungkin dimiliki. Cinta sejati selalu di hati, walau bersua sebatas mimpi…..!

Bagaimana cinta Anda????